Fitur FYP Pada Mental Anak Muda
Kaget banget kadang gak pengen
galau jadi mode sad beneran habis scroll tik tok, heran kenapa
ya?. Awalnya pengen nyari hiburan tapi kok tiba-tiba saja lewat quotes-quotes
galau, yang tadinya ngerasa sehat dan baik-baik aja tiba-tiba lewat konten yang
ngingetin tentang masa lalu, tentang mantan, keluarga yang kurang harmonis,
pacar yang red flag, temen yang toxic banyak deh pokoknya.
Kadang juga udah galau kan, tapi
niatnya pengen healing ehh, kenapa yang muncul tiba-tiba related banget
dengan suasana hati, isi pikiran, ahhh asli jadinya nangis, menggalau, jadi
ngerasa manusia paling gak beruntung sedunia. Parahnya lagi yang awalnya pengen
nyari inspirasi buat nulis, buat konten biar produktif ehh taunya malah bad
mood, jadi bobo seharian, mageran, hahaha aneh banget yaaa?? Dan Setelah
mikir Panjang kenapa jadinya ngaruh banget ya ama mental health?.
Btw penulis mau jelasin dulu
nih, apa sih maksud dari fyp itu?
Jadi menurut Ef.co.id Fyp
merupakan singkatan dari beberapa hal seperti fix your post, (istilah
yang banyak digunakan di twitter, five year plan (rencana lima tahun
yang dimiliki sebuah perusahaan), serta final year project (tugas di
akhir tahun) tapi isitilah FYP paling banyak digunakan di media sosial
popular tik tok. Pada platform ini, FYP singkatan dari for you
page, yaitu laman yang berisi video yang direkomendasikan oleh tik tok
untuk pengguna, berdasarkan hal-hal yang disukai oleh pengguna tersebut.
Korelasi FYP dengan
Kesehatan mental?
Penulis pernah baca buku yang
berjudul “the miracle of mindbody medicine” karya Adi W. Gunawan. Buku
ini menceritakan sedahsyat apa kekuatan pikiran bisa menyembuhkan sebuah
penyakit, Mulai dari penyakit fisik hingga penyakit mental. Apa yang kita lihat
kita dengar dan baca sangatlah mudah mempengaruhi isi pikiran kita, dan isi pikiran
mempengaruhi tindakan. Video, audio dan teks yang kita lihat hampir 24 jam
seharian yang berseliweran pada fyp tiktok sangat mempengaruhi kondisi mental
seseorang. Secara tidak sadar fyp tik tok seolah-seolah mewujudkan afirmasi
negative, mewujudkan perasaan, praduga, kecemasan yang kita rasakan dengan
validasi konten-konten yang related dengan kehidupan. Bukannya waras malah
kacau.
Gimana cara kerja medsos (tiktok)
hingga selalu related dengan mental penggunanya?.
Algoritma tik tok
bekerja berdasarkan minat dan ketertarikan pengguna, sehingga fyp yang kamu
miliki tidak akan sama dengan orang lain yang memiliki ketertarikan yang
berbeda. Dengan, kata lain, fyp sangat personal bagi setiap pengguna.
Tak ada yang mengetahui pasti bagaimana tik tok bekerja, hal itu menjadi
rahasia tiktok saja namun jika analisa lebih dalam ada beberapa factor yang
memengaruhinya menurut kominfokotabogor.co.id sebagai berikut:
a. Faktor
yang pertama adalah user interaction, mirip dengan Instagram. Tiktok
memberikan rekomendasi berdasarkan interaksi pengguna dengan konten di
aplikasi. Seperti akun yang kamu ikuti, komentar yang kamu post di suatu
konten, video yang kamu like atau share, tambah ke favorit
dan sebagainya.
b. Faktor
yang kedua adalah informasi pada video, algoritma tik tok juga bekerja
berdasarkan pada informasi video sebagai preferensi untuk ditampilkan pada fyp
pengguna. Informasi video yang memengaruhi algoritma tiktok itu diantaranya, caption,
sounds, hashtag, effects, trending topics.
c. Faktor
ketiga adalah pengaturan akun dan device, algoritma tiktok juga menjadikan
pengaturan device dan akun sebagai preferensi untuk menyajikan konten fyp.
Informasi penting yang mempengaruhi algoritma tiktok itu diantaranya,
preferensi Bahasa, pengaturan negara, tipe device yang digunakan
kategori minat kamu yang dipilih saat menjadi pengguna baru.
Pentingnya memahami Kesehatan
mental.
Masih ingat perkataan Ade Rai “Di
dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang kuat” jiwa atau mental yang kurang baik
mencerminkan perilaku yang negatif. Indonesia menjadi negara kedua pengguna tik
tok terbanyak di dunia, jika sebagian besar tidak memiliki kesadaran untuk
memproteksi diri dari paparan konten sosmed maka celakalah. Parahnya peduli
Kesehatan mental kadang masih menuai komentar seperti “kamu lebay ah, segitu
doang nangis, stress” ada juga yang bilang “kamu mungkin cuman kurang sholat,
ngaji gak usah ke psikolog/psikiater”. Gila yaaa? Padahal setiap orang beda-beda,
orang A mungkin bisa mengatasi ketakutan ketinggian orang B belum tentu bisa.
Sepatu orang beda-beda, sizenya, bahan apa yang nyaman biar gak lecet, harga
yang pas di kantong, warna dan model yang disesuaikan dengan selera dan
kebutuhan pokoknya gak bakalan sama.
Jika kamu punya teman, saudara,
yang lagi ngerasa lost, hilang arah, lepas kendali dll please selama ia pengen
ditemenin, temenin, dia cuman pengen didengerin, kamu gak usah capek-capek
kasih nasehat ceramah, karena dia cuman butuh pendengar yang baik. Jangan judge
dia, kucilkan, apalagi membully dia. Orang-orang menjadi oversharing di
sosmed karena mereka butuh didengar, mereka pengen menyuarakan kalau kesedihan
ini serius, kesedihan ini benar adanya dan kesedihan ini butuh mirroring.
Kasihan kan kalau dia malah jadi target orang-orang jahat seperti mafia sex,
yang berpura-pura peduli namun manipulative.
FYP sebagai tantangan
mental bagi anak muda.
Menjadi pengguna sosmed khususnya
tik tok, baik sebagai creator maupun penikmat konten. Apapun yang
fyp pada beranda kamu seharusnya menjadi alarm yang paling bisa kamu
sadari apakah tontonan yang kamu follow, like, komen, save, dan share
itu tidak merusak mental kamu dan tidak merusak mental orang lain.
Dampak positif dan negative
fyp pada Kesehatan mental.
Dampak positif
Dengan fitur fyp konten
edukatif, yang memberikan manfaat bagi banyak orang bisa sampai pada target penonton
yang memiliki minat dan kebutuhan yang sama. Yang tadinya gak keterima kerja
jadi bisa lolos, yang tadinya sedih bisa menjadi terhibur, yang tadinya gak
punya income jadi punya, banyak deh pokoknya.
Dampak negatif
Tentunya selain positif pastinya
juga memiliki dampak negatif, liat quotes yang related dengan mantan toxic
di like, di komen bahkan di share jadinya pikiran kita terfokus pada
kesedihan yang sama dan berulang-ulang, yang tadinya pengen healing jadi
terluka Kembali. Yang salah bukan kontennya kita aja yang menarik hal itu
datang.
Strategi jitu agar fyp hanya
berdampak baik bagi mental anak muda.
Konten tidak bisa dibatasi, apa
yang terjadi diluar diri kita tentunya diluar kendali kita, satu-satunya yang
bisa kita kontrol adalah cara kita merespon dan menanggapinya:
a. Nonton tapi tidak menelan konten mentah-mentah proteksi diri dengan memfilternya. Jika dirasa isi kontennya akan mempengaruhi pikiran, scroll dan abaikan. Jangan di like, apalagi save, sistem akan membaca konten tersebut diminati dan akan merekomendasikan konten yang serupa walhasil fyp kamu boomerang bagi mental health kamu.
c. Kepo yang sewajarnya, seperti ngepoin akun mantan hahaha, bukan maksudnya membatasi tontonan yang berpotensi membuka luka lama, bukannya sembuh malah makin terluka. Kurangi bermain sosmed, alihkan dengan aktivitas produktif lainnya. Jika tetap harus berlama-lama karena ada kepentingan, seperti kerjaan, mencari informasi dll tetapkan prioritas diawal jangan sampai teralihkan dengan konten-konten yang kurang bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Fitur FYP Pada Mental Anak Muda"
Posting Komentar